www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Peringatan Bulan K3: Sekda Syahrial Abdi Ungkap 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja Selama 2024
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sekdaprov Riau: Tantangan 2026 Bukan Ekonomi, Tapi Kapasitas Fiskal Daerah
Senin, 19 Januari 2026 - 23:48:27 WIB
 Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi (foto/int)
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi (foto/int)

PEKANBARU - Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi Riau memasuki tahun 2026 bukan terletak pada lemahnya potensi ekonomi, melainkan pada keterbatasan kapasitas fiskal daerah. Hal ini disampaikannya dalam Sarasehan Ekonomi Awal Tahun 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Senin (19/1/2026).

Meski pertumbuhan ekonomi Riau menunjukkan tren positif, kondisi keuangan daerah justru mengalami tekanan. Pada tahun 2025, pendapatan daerah Riau terealisasi sebesar Rp8,219 triliun atau hanya 86,7 persen dari target yang ditetapkan. Di sisi lain, belanja daerah mencapai Rp7,928 triliun, sementara belanja modal hanya mampu terealisasi sekitar 50 persen.

“Tantangan terbesar Riau ke depan bukan pada potensi ekonominya, tetapi pada kapasitas fiskal daerah,” ujar Syahrial Abdi.

Ia menjelaskan, pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Riau mencapai 4,98 persen, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp307,01 triliun.

Capaian tersebut menempatkan Riau sebagai provinsi dengan PDRB terbesar keenam secara nasional dan terbesar kedua di luar Pulau Jawa, dengan kontribusi sebesar 5,14 persen terhadap perekonomian nasional. Namun, besarnya PDRB belum sepenuhnya berbanding lurus dengan ruang fiskal yang dimiliki pemerintah daerah.

Menurut Syahrial, tekanan fiskal yang semakin kuat membuat pemerintah daerah harus mengambil kebijakan belanja yang tidak mudah. Di satu sisi, ruang fiskal semakin menyempit, sementara di sisi lain kebutuhan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur terus meningkat.

“Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih cermat, apakah dengan mengoptimalkan pendapatan asli daerah atau melakukan penghematan secara signifikan,” jelasnya.

Sebagai langkah strategis, Pemprov Riau telah menetapkan arah kebijakan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Riau 2025–2029. Dalam dokumen tersebut, transformasi ekonomi menjadi fokus utama untuk memperkuat ketahanan fiskal daerah.

Syahrial menyebutkan, transformasi ekonomi Riau diarahkan pada beberapa poros penting, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas tenaga kerja, hingga perubahan struktur ekonomi. Ia menekankan bahwa Riau tidak boleh terus bergantung pada ekspor bahan mentah.

“Hilirisasi sawit, penguatan industri pengolahan, pengembangan UMKM, serta ekonomi kreatif harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi ke depan,” pungkasnya dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi bersama Kadisnakertrans Riau, Roni Rakhmat disela apel bulan K3 Nasional.(foto: mcr)Peringatan Bulan K3: Sekda Syahrial Abdi Ungkap 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja Selama 2024
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.(foto: int)Wako Agung Nugroho: Tak Ada Toleransi! Seluruh THM di Pekanbaru Wajib Tutup Selama Ramadan, Termasuk dalam Hotel
Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
  Sebaran titik panas di Riau hari ini.(infografis/AI)Sinyal Awal Karhutla? Satelit BMKG Temukan 113 Hotspot di Riau, 7 Titik Level Confidence Tinggi
Sebaran titik panas di Riau meningkat hari ini.(ilustrasi/int)BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved