www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kemunculan Harimau Sumatera di TN Zamrud Jadi Sinyal Ekosistem Masih Sehat
Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:18:59 WIB
Tim BBKSDA Riau saat mengecek lokasi kemunculan harimau sumatera di kawasan TN Zamrud, Siak.(foto: mcr)
Tim BBKSDA Riau saat mengecek lokasi kemunculan harimau sumatera di kawasan TN Zamrud, Siak.(foto: mcr)

SIAK - Video kemunculan harimau Sumatera yang viral di media sosial memantik perhatian publik dan memunculkan kekhawatiran akan potensi konflik satwa liar dengan manusia.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memastikan, satwa yang terekam dalam video tersebut tidak keluar dari habitatnya, melainkan masih berada di kawasan konservasi Taman Nasional (TN) Zamrud, Kabupaten Siak.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono menegaskan, hasil identifikasi menunjukkan harimau tersebut merupakan Panthera tigris sumatrae jantan dewasa yang sedang beraktivitas normal di wilayah jelajah alaminya.

“Harimau yang terekam dalam video itu berada di akses jalan PT Bumi Siak Pusako (BSP), area terbatas yang masuk dalam kawasan konservasi Taman Nasional Zamrud dan bukan permukiman warga,” ujar Supartono.

Supartono menjelaskan, TN Zamrud merupakan bagian dari home range harimau Sumatera yang masuk dalam kantong habitat Semenanjung Kampar.

Keberadaan satwa kunci tersebut justru menjadi indikator bahwa ekosistem hutan di wilayah Siak masih berfungsi dengan baik.

“Pergerakan harimau di kawasan itu merupakan hal yang alamiah. Ini menandakan rantai ekologi masih berjalan dan kawasan konservasi relatif terjaga,” jelasnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/1/2026) pagi, ketika dua karyawan PT BSP, Khaidir dan Dedi, berpapasan dengan harimau di ruas jalan depan Water Injection Plant (WIP). Lokasi tersebut berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Pos BBKSDA di Desa Dayun.

Momen langka itu direkam menggunakan ponsel dan kemudian menyebar luas di media sosial.

Menindaklanjuti hal tersebut, tim BBKSDA Riau langsung melakukan pengecekan lapangan.

“Hasil verifikasi menemukan jejak tapak kaki harimau sepanjang kurang lebih 12 sentimeter di dua titik, dengan estimasi jalur pergerakan sekitar 1,8 kilometer di dalam kawasan aktif TN Zamrud,” ungkapnya.

Di tengah antusiasme publik, BBKSDA Riau mengingatkan pentingnya etika konservasi. Penyebaran video satwa liar secara masif dinilai berpotensi memicu kepanikan masyarakat dan mengancam keselamatan satwa dilindungi tersebut.

“Kami mengimbau agar dokumentasi tidak disebarluaskan. Penyebaran video dapat memicu keresahan dan berisiko bagi keselamatan harimau Sumatera yang populasinya semakin terbatas,” pungkasnya.

BBKSDA juga mengajak perusahaan dan masyarakat sekitar kawasan konservasi untuk meningkatkan kewaspadaan, mengikuti prosedur keselamatan, serta melaporkan setiap temuan satwa liar kepada pihak berwenang.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
  Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
Pemko Pekanbaru resmi segel New Paragon yang diduga jadi lokasi pesta waria (foto/Tata)Disegel Pemko, Kapolresta Pekanbaru Dalami Dugaan Pelanggaran New Paragon
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved